BLOG INI DIISI DENGAN PENGAJIAN MANTAN KYAI NU DALAM BENTUK MP3 DALAM RANGKA MENG ORSINILKAN AJARAN AGAMA ISLAM, BERANTAS KESYIRIKAN, TEGAKKAN TAUHID, BASMI KEBID`AHAN, SENANG TUNTUNAN,ANTI PENEGAK KEBIDAHAN DAN SENANG PENEGAK TUNTUNAN
Pages
Blogroll
Tampilkan postingan dengan label Dajjal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dajjal. Tampilkan semua postingan
Senin, 29 Maret 2021
ضعف أحاديث فتنة الدجال 2
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
10.51
Tidak ada komentar:
Label:
Dajjal
ضعف أحاديث فتنة الدجال 1
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
10.39
Tidak ada komentar:
Label:
Dajjal
Jumat, 26 Maret 2021
2. ضعف أحاديث الدجال
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
14.16
Tidak ada komentar:
Label:
Dajjal
ضعف أحاديث ألدجال
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
14.03
Tidak ada komentar:
Label:
Dajjal
Minggu, 26 Maret 2017
kisah hoax Dajjal ke 35
KIsah hoax Dajjal ke 35.
Jawabanku untuk menara putieh
Anda menyatakan:
Ahad belum tentu garib namun garib sudah pasti mnjadi bagian
hadits Ahad krn di dalam hadits ahad ada yg namanya hadits masyhur.. aziz dan
gharib..
saya sudah mnjawabnya sekarang dgn hormat giliran pak ustad
untuk mnjawab mana dalilnya yang mngatakan khobar ahad bereifat mungkar....??
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Kalau kamu maksudkan dalil dr al quran dan hadis, mk sy tdk
menjumpainya dikitab – kitab yg saya miliki . Insya Allah ahli hadis yg lain ya
bgt.
Pertanyaan mu itu nyeleneh sekali . Tentang masalah hadis gharib munkar tertolak kok Tanya dalil
dr al quran atau hadis. Sm dg km Tanya mana dalilnya cacat sanad adalah tadlis,
inqitha`, perawi yg dusta, sanad yg syadz , lalu anda Tanya mana dalilnya dr al
quran.
Anda menyatakan:
a.MAAF saya tidak menanyakan tentang pendapat ulama
terdahulu yg mnghukumi hadits garib dan saya tdk menanyakan ciri hadits mungkar
itu apa tapi yang saya tanyakan adalah
standar ilmu apa yg di pakai seseorang untuk menerima atau menolak hadits
yg di riwayatkan oleh perawi tunggal...
Komentarku ( Mahrus ali ) : sbtulnya kalau kamu phm
perkataan ulama itu , mk km th bahwa
sebagian hadis yg tertolak itu
adalah hadis yg di riwayatkan satu orang
dan orang lain tdk kenal. Lihat komentar Imam Abu Hanifah kemarin sbb:
Imam Abu Hanifah menyatakan
sinyal kelemahan hadis adalah perawi secara sendirian meriwayatkan hadis bukan sahabat yg lain .
3ـ ألا يكون فيما تعم به البلوى
العلمية أو العملية، أي أن المحدث يتفرد بحديث في حين سائر الصحابة لا يعلمون مع
أنه من الأمور العلمية العامة
3. Agar tidak termasuk musibah ilmiyah atau amaliyah yg umum
– yaitu seorang perawi hadis menyampaikan hadis secara
sendirian. Pada hal sahabat yg
lain tidak mengetahui. Dan ia termasuk
masalah ilmiyah yg umum.
http://www.dd-sunnah.net/forum/showthread.php?t=152431
- كراهية المتقدمين لرواية الغريب:
كان المتقدمون من علماء الحديث يكرهون رواية الغرائب وما
تفرد به الرواة، ويعدونه من شَرِّ الحديث، كما قال الإمام مالك رحمه الله: "شَرُّ
العلم الغريبُ، وخيرُ العلم الظاهرُ الذي قد رواه الناس" 1،
Hukum hanya seorang perawi yang meriwayatkan hadis.( tafarrud )
1. Ulama
hadis dahulu tidak suka atau benci
terhadap riwayat gharib ( nyeleneh )
Ulama hadis dahulu benci
terhadap terhadap riwayat –
riwayat yang gharib ( nyeleneh ) dan hadis yang
di riwayatkan oleh seorang perawi , lalu di anggap sebagai
hadis yang terjelek sebagaimana
di katakan oleh Imam Malik
rahimahullah: Ilmu terjelek adalah
yang gharib dan ilmu yang
terbaik adalah yang tampak yang
di riwayatkan oleh manusia. ( banyak ).
Km hrs bisa menyimpulkan bahwa riwayat dr perawi tunggal
menurut pakar hadis dulu tertolak. …………..
Sy tambahi lg , hadis yg tertolak adalah hadis yg cacat
sanad dan matannya baik gharib atau bukan.
أولها الصحيح وهو ما اتصل ... إسناده ولم يشذ أو يعل
4 - يرويه عدل ضابط عن مثله ... معتمد
في ضبطه ونقله
Intinya hadis sahih
itu tdk syadz sanadnya dan tdk cacat……………………..
Makanya bila hadis sanadnya cacat tdk sahih, apalagi
matannya jg cacat.
Anda menyatakan:
d.jika saya di katakan MENENTANG tentu keadan saya sama dgn
keadan pak ustad yg menentang hadits seputar dajjal yg bernilai garib namun muttawatir secara
maknawi dan saya senang di katakan penentang.. kritikus yg berfikiran kritis
krn dgn itu ada byk hal yg bisa saya ambil dari sikap saya yg demikian sebab
saya tidak mau manut trhadap perkataan seseorang tanpa harus mngetahui seluk
beluk apa dia ucapkan tidak mau manut
sblm saya menemukan kebenaran yg hakiki...
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Anda menentang perkataan ulama td tanpa alasan dan tanpa jln
keluar , dan tdk memberikan solusi
gantinya……………
Tp sy menentang hadis Dajjal karena cacat sanad dan matannya
nentang al qur an . Sm menentangnya tapi menentangmu tanpa argumen dan sy menentang dg argumen yg
ilmiyah.
Kmu menenrima hadis Dajjal pun tanpa argumen yg ilmiyah . Sdh
tentu lebih baik sy yg menentang dg argumen yg ilmiyah , aqli dan naqli.
Bila anda keritis , sayang keritis anda untuk menyalahkan yg benar bukan
menyalahkan yg salah. Hadis Dajjal km dukung pd hal ia nentang al quran . ini
kekeliruan yg bahaya .
Hadis Dajjal bila di katakan mutawatir maknawi , hakikatnya
adalah nentang al quran . Seandainya hadis itu mutawatr lafdhan wa maknan , mk
ttp tdk bisa dibuat pegangan karena nentang al quran.
Kalau di benarkan , kita akan menyalahkan al quran.
Anda menyatakan:
a.maaf lagi2 saya tidak menanyakan pendapat ulama terdahulu
tapi yang saya tanyakan adalah tipe hadist2 garib dan tingkatan hukumnya..
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Kalau ulama dulu
menyatakan hadis gharib dikatakan hadis
munkar . Ulama sekarang ini , menyatakan
hadis gharib ada yg sahih . Walaupun
kebanyakan lemah.
Tp menurut sy , hadis Dajjal tdk bisa di sahihkan karena
sanad dan matannya rusak / cacat.
Anda menyatakan:
#.pak ustad tidak berusaha untuk memilah dan cendrung selalu
mmbenturkan antara mana hadits yg garib > hadits yang nilai redaksi atau
matanya baik > hadits yg cacat secara matan > hadits yg cacat secara
matan dan sanad SEMUA pak ustad benturkan lalu buru2 mnyimpulakan dangan
kesimpulan HOAX krn haditsnya garib dan redaksinya awut -awutan krn
bententangan dgn matan hadits yg lain... jika begitu kaidahnya dlm mengkritisi
sebuah hadits lalu dari mana kita bisa menimbang nilai hukum dari sebuah hadits...
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Maunya kamu, hadis yg
pengertiannya bertentangan di terima? Lalu
mn yg lebih berhak diterima hadis yg bertentangan itu , bila sm sm sahihnya.
Karena itu kembalilah kpd kaidah :
وَذُو اخْتِلاَفِ سَنَدٍ أَوْ مَتْنٍ مُضْطَرِبٌ عِنْدَ أُهَيْلِ اْلفَنِ
Kekacauan sanad
atau redaksi termasuk mudhtharib menurut ahli mustholah hadis.
Hadis yg bertentangan dg al quran di terima ? Lalu dikatakn
sahih tdk hoax. Ini tambah membingungkan.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
b.MAAF pak ustad saya bukan tipe orang yg cepat mnyimpulkan
suatu perkara krn saya mbutuhkan waktu dan pendalaman sesuia kadar ilmu yg saya
miliki dan dalam bertanya saya tdk pernah memaksa pak ustad dgn kata CEPAT krn
saya tau ini bukan prkara mudah....
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Silahkan , jawaban cepat atau lambat . Yg penting benar . Jgn
lambat jawabannya tp salah.
Anda menyatakan:
tanggapan :
a.Hr muslim yg mnyatakan munculnya dajjal dari arah barat
melalui kabar Tamim adhrimy smtra masih pada riwayat yg sm yaiutu HR muslim dgn
sabda Rasulullah dari barat PERTANYAANYA dari segi konteks:
.knp pak ustad malah membenturkan konteks hadistnya antara
perkataan Tamim adharimy dan sabda Rasulullah
lalu TIDAK mngambil hadits yg redaksinya lebih kuat dan cendrung malah
dgn metode pnbenturan trsebut menganggap semua redaksinya mnjadi awut -awutan
dan layak untuk di lemahkan, belum lagi HR Tirmidzi melalui sabda Rasul dan HR
Ibnu Majah melalui perkataan Abu Bakar As sidhiq yg sama2 mnyatakan munculnya
dajjal dari arah timur... apakah hny krn prkataan Tamim Adharimi yang tdk sama
dgn prkataan Rasul dan sahabat Abu Bakar bisa mnjadikan perkataan Rasul dan Abu
Bakar juga akan di kita lemahkan ...
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ini tanda km tdk phm hadis
dan ngeyel sekali . saya sampaikan perkataan tamim addadri yg sdh di
setujui oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam , sdh di takrir. Lihat kalimat hadisnya :
قَالَ إِنِّي وَاللَّهِ مَا جَمَعْتُكُمْ لِرَغْبَةٍ
وَلَا لِرَهْبَةٍ وَلَكِنْ جَمَعْتُكُمْ لِأَنَّ تَمِيمًا الدَّارِيَّ كَانَ
رَجُلًا نَصْرَانِيًّا فَجَاءَ فَبَايَعَ وَأَسْلَمَ وَحَدَّثَنِي حَدِيثًا
وَافَقَ الَّذِي كُنْتُ أُحَدِّثُكُمْ عَنْ مَسِيحِ الدَّجَّالِ
Beliau bersabda: "Demi Allah, sesungguhnya aku
tidak mengumpulkanmu karena mensuport ibadah atau menakuti ( siksa akhirat ) , tapi
aku mengumpulkan kalian karena Tamim Ad Dari dulunya orang nasrani lalu ia
datang, berbaiat lalu masuk Islam." Ia menceritakan suatu hadits padaku, sama
seperti hadits yang aku ceritakan kepada kalian tentang Masih Dajjal.
Anda menyatakan:
ada sbuah analogi ilmiyah :
jika ada 3 orang yg secara bersendirian mngatakan tentang
tugu monas :
fulan a : tugu monas simbol kota
jakarta
fulan b : tugu monas adalah monunen sejarah dan tempat
wisata
fulan c : tugu monas sering di jadikan tempat brkumpulnya
masa untuk mnyampaikan orasi
apakah kita mau mngingkari eksistensi tugu monas...??
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Analog yg salah , tdk benar, bila hal itu di arahkan kpd
hadis Dajjal yg sanad dan matanya cacat scr ilmiyah .
Anda menyatakan::
ini pernyataan Rasional yg sering di ajukan orang filsafat
yg lebih senang mngedepankan akal maka harus di di jawab dgn akal pula..
a.siapa bapak ibunya,, bgm penciptaanya dengan asbab,,tanpa
asbab atau bertentangan dgn asbab.. mana dalilnya..
BUKANKAH islam lebih
mngedepankan dalil ketimbang akal dan bukankah islam melarang mbahas masalah
agama tanpa di sertai dalil dan jika hrs di paksakan untuk mnjawab yg sementara
tak ada dalilnya bukankah prtanyaan2 sprti ini mirip2 dgn prtanyaan orang
atheis dan syiah yg mnanyakan tentang
seputar konsep ketuhanan "bisakah tuhan mnciptkan batu yg lebih besar dari
dirinya jika jawabanya bisa maka dia bukan tuhan krn kalah kebesaranya dgn batu
ciptaanya, jika di katakan tdk berarti dia bukan tuhan krn tdk bisa mnciptakan
batu yg lebih besar darinya... Apakah dengan demikian kita akan mngingkari
bahwa tuhan maha besar dan maha pencipta....??
apakah salahnya orang kafir yg di takdirkan Allah menjadi
penganut agama di luar islam sejak lahir hingga mati.. apakah kita mau bilang
Allah itu zalim dan tidak adil...???
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Lain masalah ketuhanan Allah dg dajjal . Jgn di samakan. Keberadaan
Allah itu ada dlm al quran . Kalau keberadaan Dajjal tdk dicantumkan dlm al
quran.
Bila jawabanmu itu di ikuti lalu kita menyatakan keberadaan
Dajjal benar, mk kita akan kufur dg banyak ayat.
Sdh jwb sj pertanyaan sy tadi dg akal yg sehat. Jawabanmu
spt itu karena tdk bisa jwb yg benar. Ini namanya ngeyel lg.
Anda menyatakan:
bagaimana mgkn ada
yang mampu melakukan prjalanan isra'miraj dari masjid haram kemasjidil aqsa
naik sidratul muntaha hny dalam waktu satu malam jika kajian yg di pakai hanya
mngedepankan akal apakah juga kita mau mnginkari peristiwa tersebut....???
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ini persepsi yg salah lg . Rasulullah shallallahu alaihi
wasallam Isra` ada dalilnya dr al Quran
tdk boleh di ingkari. Untuk Dajjal , Quran tdk menyebutkan keberadaan nya , mlh
bertentangan dg al quran. Jadi keberadaab Dajjal dan Isra` jgn di samakan.
Untuk masalah Mi`raj
kita akan bahas jg di masa mendatang.
Anad menyatakan:
b. ingin mngkritisi hadits2 yg mnceritakan tempatnya dajal
lalu mau menimbangnya dgn akal & mnggunkan teknologi maka ini adalah sebuah
pola pikir yang sangat KELIRU knp demikian sebab secanggih - canggihnya alat yg
di buat manusia pasti pny titik lemah buktinya amerika dan rusia memiliki
senjata yg di namakan rudal pintar yg di kendalikan dgn GPS toh masih saja
sering salah mnghantam sasaran mala kualisinya sendiri yg jadi target rudalnya...
kurang canggih apa amerika dlm menangkap syaikh Ossama bin laden toh alat tdk
berfungsi byk dlm penangkapan beliau mlainkan bantuan dri para pengkhianat .. kurang
canggih apa negara2 kualisi yg mnggempur daulah islamiya (is)knp hny untuk
mnentukan titik kberadan syaikh Abu Bakar Al Baghdadi mreka tdk mampu bknkah
beliau seorang tokoh nyata bkn majhul
apa lagi ini masalah dajjal mau di timbang dgn alat canggih justru tdk rasional..
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Tp masalah Dajjal kan
sdh dijlska tempat keluarnya di Khurasan sbgmn hadis yg katanya sahih. Aneh
pemerintah sn tdk menemukannya.
Kalau di samakan dg al baghdadi lain jg dg Dajjal. Orang
dekat al baghdadi tahu tempatnya . Tp kalau Dajjal , tiada fakta lokasinya.
Sy kurang antusias menjawab pertanyaan anda selanjutnya
karena terkesan ngeyel.
Anda menyatakan:
a.yang di maksud KAMI dalam mahalah buhus iskamiyah itu
siapa..?
b.bukanya sudah
menjadi tugas pembimbing dalam sebuah grub untuk mnjelasakan dgn gamblang soal
knp sampai tertolaknya beberwapa hadits krn tafarudnya perawi kuffah dan irak...
kapasitas saya di sini cm member dan bukankah pak ustad prnh mnyampaikan :
"Anda hrs siap menjaga sgl kemungkinan pertanyaan yg akan di
sampaikan orang yg ahli sblm memutuskan ............Jd
hrs th bgmn jawabannya sblm artikel di
ketengahkan. .............
jadi bagi menurut saya yang pnya artikel pak ustad ..yang
pny grup pak ustad.. yg jadi pembimbing pak ustad bisakah pak ustad mnjelaskan dengan gamblang
knp taffarudnya perawi kuffah dan irak sampe tertolak...
Komentarku ( Mahrus ali ) :
وكانت (مجلة البحوث الإسلامية المقدمة من شركة الدار
العربية لتقنية المعلومات)
Majalah buhus islamiyah
adalah di terbitkan oleh Dar Al Arabia Perusahaan Teknologi Informasi) Saudia
Mestinya perawi Medinah lebih tahu terlebih dahulu dr pd
perawi Irak . Tp aneh sekali ribuan
perawi medinah tdk phm hadis itu lalu
hanya satu orang perawi Irak yg th.
Anda menyatakan :
a.ijma terbagi menjadi dua QAULI ( persetujuan yg di
sampaikan secara lisan maupun tulisan) dan ijma SUKUTI (diamnya para ulama tdk
mngeluarkan pendapat) di anggap juga ijma
apakah hadits tentang dajjal
serta pendapat para ulama yang percaya akan adanya dajjal yg ada dalam
berbagai kitab bkn merupakan ijma...??
b.apakah berkumpulnya di suatu tempat dan dalam satu waktu
mnjadi syarat terpenuhinya ijma...???
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ini jawaban sy yg lalu :
وكم من إجماعٍ نقلوه وهو أبطل من الباطل. ولنا أن نذكر
مقولة الإمام أحمد: «من ادعى الإجماع فهو كاذب
Banyak ijma` yang
mereka kutip ternyata paling keliru. Kita
ingat perkataan Imam Ahmad : Barang siapa yang
menyatakan Ijma` adalah pendusta.
Ibnu Taimiyah berkata:
ولكن كثير من المسائل يظن بعض الناس فيها إجماعا ولا يكون
الأمر كذلك بل يكون القول الآخر أرجح في الكتاب والسنة.
Tapi banyak sekali masalah – masalah yang dikira sebagian
manusia mendapat Ijma`. Tapi hakikatnya
tidak begitu. Bahkan perkataan lainya
lebih rajih ( dominan ) dalam kitab al Quran dan sunnah ( maksudnya
pendapat yang lain lebih cocok
menurut al quran dan sunnah ) . Lihat di Majmu`
fatawa juz 20
Ibnu Hazem berkata:
المحلى [مشكول و بالحواشي] - (ج 7 / ص 345)
وَرَحِمَ اللَّهُ أَحْمَدَ بْنَ حَنْبَلٍ فَلَقَدْ صَدَقَ
إذْ يَقُولُ: مَنْ يَدَّعِي الإِجْمَاعَ فَقَدْ كَذَبَ، مَا يُدْرِيهِ لَعَلَّ
النَّاسَ اخْتَلَفُوا لَكِنْ لِيَقُلْ: لا
أَعْلَمُ خِلافًا، هَذِهِ أَخْبَارُ الْمَرِيسِيِّ، وَالأَصَمِّ.
Semoga Allah memberi rahmat
kepada Imam Ahmad bin Hambal . Sungguh
benar beliau ketika berkata: Barang siapa yang mengaku Ijma` maka sungguh dia berdusta. Apakah dia tahu barang kali manusia beda pendapat. Tapi
katakan saja: Aku tidak tahu hilap dalam masalah ini. ………. Ini adalah
berita – berita al marisi dan al asham (
ya`ni kabar Burung ).
وقال ابن القيّم :
« وكذلك الشافعي أيضا نصّ في رسالته
الجديدة على أنّ ما لا يعلم فيه خلاف لا يقال له إجماع ، ولفظه لا يعلم فيه خلاف ،
فليس إجماعا
Ibn Qayyim berkata: Begitu juga Imam Syafii menulis nas
dalam risalahnya yang baru bahwa masalah yang
tidak diketahui terdapat hilap padanya
tidak boleh dikatakan Ijma` . Kalimatnya :
لا يعلم فيه خلاف ، فليس إجماعا
Tiada hilap dalam
suatu masalah bukan menunjukkan Ijma`.
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah ttg Dajjal , penuh
persaudaraan di dua grup WA sy .
Mau ikut , hub 08813270751.082225929198 ,081384008118,0 857-8715-4455
0812-4194-6733
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
10.47
Tidak ada komentar:
Label:
Dajjal
Jumat, 24 Maret 2017
Kisah hoax Dajjal ke 34
Menara putieh menulis :
tanggapan soal kesimpulan bahaya keyakinan adanya dajjal
komentar pak ustads :
والدجل والقبائح التي تزول بتقرير الشريعة على وجهها والأخذ بأسرارها وحكمها».« »
Imam Muhammad Abduh berkata: Sesungguhnya Dajjal itu lambang khurofat, kedustaan , keburukan yg akan lenyap dg menerangkan sariat pdnya dan mengambil rahasia dan hikmahnya ( hikmah sariat itu )
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Anda mencopas komen sy sj keliru , tdk tepat, atau tdk phm bhs arab, mungkin jg salah tulis. Ini yg tepat dr tulisan sy “
يقول الإمام محمد عبده: «إن الدجال رمز للخرافات والدجل والقبائح التي تزول بتقرير الشريعة على وجهها والأخذ بأسرارها وحكمها».« »
Imam Muhammad Abduh berkata: Sesungguhnya Dajjal itu lambang khurofat, kedustaan , keburukan yg akan lenyap dg menerangkan sariat pdnya dan mengambil rahasia dan hikmahnya ( hikmah sariat itu )
Anda menulis :
a.bukanya imam Muhammad Abduh adalah Syaikh Darwisy Khidr, salah seorang pamannya bernama syaikh Darwisy Khidr yang mempunyai pengetahuan mengenai al-Qur’an dan menganut paham tasawuf asy-Syadziliah....??,
b.bknakah pada bulan februari 1966 M imam Muhammad Abduh menuju kairo belajar di Al azhar dan sempat berkenalan dan mengagumi beberapa dosen sprti :
Syaikh Hasan ath-Thawi yang mengajarkan kitab-kitab filsafat karangan Ibnu Sina, logika karangan Aristoteles, dan lain sebagainya. Padahal, kitab-kitab tersebut tidak diajarkan di al-Azhar pada waktu itu; Kedua, Muhammad al-Basyuni, seorang ilmuan yang banyak mencurahkan perhatian dalam bidang sastra bahasa, bukan melalui pengajaran tata bahasa melainkan melalui kehalusan rasa dan kemampuan mempraktekkannya...
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Maaf, kasih arabnya dan refrensinya agar tampak valid dan akurat lalu bisa dibuat hujjah , bukan spt apa yg km tulis tanpa refrensi arabnya dan kitabnya atau linknya paling tdk.
Sbb banyak orang yg menerjemahkan arab tp keliru . Bila di sertakan arabnya, mk kita ini bisa menilai benar apa salah terjemahnya.
Wadah dialog dlm grup ini adalah untuk mncari kebenaran , sdh tentu hrs valid . Jd bukan asal copas.
Anda menulis ::
a.dimana korelasi kafirnya seseorang antara mempercayai dajjal dgn penjelasan dlm QS : Luqman 32 dan seprti apa asbabunujjul ayat trsebut....??
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Orang yg percaya pd Dajjal sm dg kufur dg banyak ayat sbgmn keterangan kemarin. UNtuk ayat 32 Lukman ini menyatakan kufur pd orang yg ingkar pd ayat. Sdh tentu orang yg percaya pd Dajjal termasuk orang kafir bukan muslim lg. Bgmn dikatakan muslim , dia nentang banyak ayat, bukan nentang pd hadis – hadis Dajjal yg munkar .
Kita buang hadis Dajjal karena nentang ayat itu. Toh kisah Dajjal jg khurafat , tdk factual. Tidak ada bukti.
Bila dikatakan tidk kafir , mk akan nentang banyak ayat sm dg nentang pd Allah lalu kita minta surganya . Ini aneh.
Fatwa di Islam web sbb:
فإن من أنكر آية من القرآن الكريم بعد علمه بثبوتها في المصحف أو إخبار الثقات له بكونها من القرآن الكريم فإنه يعتبر كافراً، لأن الله تعالى أمرنا بالإيمان بالكتاب كله، فمن أنكر شيئاً منه فهو غير مؤمن به، وقد نقل الإجماع على كفر من أنكر آية من القرآن جماعة من أهل العلم منهم: عياض وابن قدامة.
http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=112239
Sesungguhnya orang yg membantah ayat dari Al-Quran setelah di ttpkn dalam Quran atau diberitahu oleh orang yg dipercaya bahwa ayat itu dari Al-Quran, mk orang tsb di anggap kafir . > Karena Allah taala memerintahkan kita untuk iman kpd kitab suci scr keseluruhan. Barang siapa yg ingkar sbagian nya mk bukan orang mukmin / beriman pdnya . Ada konsensus kekafran orang yg menyangkal ayat dari kelompok ulama, termasuk: Iyaz dan Ibnu Qudamah.
Itu fatwa dr Islam Web.
Anda menyatakan:
b.jika orang yg mpercaiyai adanya dajjal di hukumi kafir maka baik secara langsung ataupun tidak pak ustad telah berani mengatakan kafirnya para ulama periwayat hadits seperti :
1.Bukhori
2.Muslim
3.Tirmidzi
4.Inbnu Majah dll
apakah ini bknya perbuatan kaum khawariij yg ghuluw /trlalu berlebih2an dalam perkara iman yg dgn mudahnya mengkafirkan seseorang ...
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Sy atau Imam lainnya yg percaya dg Dajjal sm dg kufur pd banyak ayat. Mrk hidup disini atau ditimur tengah atau dims dahulu atau sekarang. Fatwanya bg orang yg ingkar ayat sdh jls.
Bukan kita yg mengakfirkan tp al quran sendiri . Liht ayat lain lg:
مَا يُجَادِلُ فِي ءَايَاتِ اللَّهِ إِلاَّ الَّذِينَ كَفَرُوا فَلاَ يَغْرُرْكَ تَقَلُّبُهُمْ فِي الْبِلَادِ(4)
Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu. Ghafir 4.
Silahkan km katakana Allah khowarij dan ghulu.
Imam Syafii berkata:
لَا تُقَلِّدْ دِينَك الرِّجَالَ فَإِنَّهُمْ لَنْ يَسْلَمُوا مِنْ أَنْ يَغْلَطُوا .
Dalam masalah agama,jangan ikut orang , sebab mereka mungkin juga salah .
Anda menyatakan:
b.jika orang yg mpercaiyai adanya dajjal di hukumi kafir maka baik secara langsung ataupun tidak pak ustad telah berani mengatakan kafirnya para ulama periwayat hadits
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Komentar spt itu tdk ilmiyah, bantahlah ilmu dg ilmu dan jgn mengagungkan ulama dulu lalu meremehkan ulama sekarang. Apakah mrk tdk mungkin salah .
Spt orang Kristen bilang : Tdk mungkin salah pendeta pendeta dulu yg menyatakan bahwa Isa adalah Tuhan. Masak mungkin mrk syirik atau salah .
Anda menyatakan:
c.jika percaya dajjal di hukumi kafir lantas bgm pak ustad bisa mngambil hadits sebagai hujjah dalam prkara aqidah dan fiqih dari ulama periwayat hadits seputar dajjal sementara kita faham salu satu sebab di tolaknya hadits dri seorang rawi mana kala dia pernah berdusta lalu bgm dgn imam perawi hadits yg pak ustad anggap telah kafir....
. Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ambillah hadis yg cocok dg al quran dan tinggalkan yg bertentangan dg al quran sekalipun dari perawi terpercaya.
Anda menyatakan:
d.ulama mana yg mngatakan kehebatan dajjal mirip dgn kehebatan tuhan apa krn dia (dajjal) bisa mnghidupkan orang mati ...lantas bgm dgn kita saat percaya dgn kehebatan Nabi Isa As yg bisa mnyembuhkan penyakit lepra..buta.. menghidupkan orang mati apakah juga kepercayaan kita trhadap Nabi Isa As dpt di golongkan perbuatan syirik...???
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Sy katakan tdk menjadi sarat kebenaran hrs sdh dikatakan oleh ulama dulu. Bahkan pendapat mrk yg sdh dilontarkan sj banyak yg keliru . Sy katakan : Kehebatan Dajjal atau Nabi Isa bisa menghidupkan orang mati , kan bukan kemampuan manusia atau mahluk lain. Bila sy katakan kehebatan Dajjal dan nabi Isa masih bisa di lakukan oleh manusia lain , mk sy dikatakan keliru sangat.
Jd sy katakan mirip dg sifat Tuhan tp tdk persis . Karena itu nabi Isa dipertuhan kan bgt jg Dajjal kalau novel Dajjal itu bnr.
Maaf untuk menara Putieh atau lainnya tdk diperbolehkan Tanya jwb lg tentang Dajjal karena kita akan pindah topic. Untuk bantahan menara putih yg lain yg sdh ditulis akan di jwb di lain waktu.
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah ttg Dajjal , penuh persaudaraan di dua grup WA sy .
Mau ikut , hub 08813270751.082225929198 ,081384008118,0 857-8715-4455
0812-4194-6733
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
10.17
Tidak ada komentar:
Label:
Dajjal
Selasa, 21 Maret 2017
jawabanku untuk menara putieh
Jawaban untuk Menara putieh
Anda menyatakan :
a.mana dalilnya berupa Qur'an & hadits yang mengatakan khobarul ahad itu bersifat mungkar sehingga hadits trsebut tertolak untuk di jadikan hujjah....
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Salah phm bedakan antara Ahad dan ghorib dulu , br di jwb pertanyaan mu itu .
Anda menyatakan:
b.standar ilmu apa yg di pakai sehingga syarat tertolaknya hadist yg di riwayatkan oleh seorang rawi tunggal...??
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Tentunya ilmu hadis, aneh bila anda tdk tahu. Sy kira tlh phm liht komentar sbb:
Imam Abu Hanifah menyatakan sinyal kelemahan hadis adalah perawi secara sendirian meriwayatkan hadis bukan sahabat yg lain .
3ـ ألا يكون فيما تعم به البلوى العلمية أو العملية، أي أن المحدث يتفرد بحديث في حين سائر الصحابة لا يعلمون مع أنه من الأمور العلمية العامة
3. Agar tidak termasuk musibah ilmiyah atau amaliyah yg umum – yaitu seorang perawi hadis menyampaikan hadis secara sendirian. Pada hal sahabat yg lain tidak mengetahui. Dan ia termasuk masalah ilmiyah yg umum.
http://www.dd-sunnah.net/forum/showthread.php?t=152431
Abdul hay al luknowi berkata:
فكثيراً ما يطلقون النكارة على مجرَّد التَّفرُّد،
Sering kali mereka menyatakan hadis munkar disebabkan tafarrud saja . ( satu perawi yang meriwayatkan bukan dua atau tiga ).
- كراهية المتقدمين لرواية الغريب:
كان المتقدمون من علماء الحديث يكرهون رواية الغرائب وما تفرد به الرواة، ويعدونه من شَرِّ الحديث، كما قال الإمام مالك رحمه الله: "شَرُّ العلم الغريبُ، وخيرُ العلم الظاهرُ الذي قد رواه الناس" 1،
Hukum hanya seorang perawi yang meriwayatkan hadis.( tafarrud )
1. Ulama hadis dahulu tidak suka atau benci terhadap riwayat gharib ( nyeleneh )
Ulama hadis dahulu benci terhadap terhadap riwayat – riwayat yang gharib ( nyeleneh ) dan hadis yang di riwayatkan oleh seorang perawi , lalu di anggap sebagai hadis yang terjelek sebagaimana di katakan oleh Imam Malik rahimahullah: Ilmu terjelek adalah yang gharib dan ilmu yang terbaik adalah yang tampak yang di riwayatkan oleh manusia. ( banyak ).
تعريف الحديث المنكر
تطلق النكارة عند المتقدمين على التفرد حتى ولو كان من الثقات، وأحمد كان يرى انفراد الثقة نكارة، وكان بعض المتقدمين يرى الانفراد من الضعيف نكارة.
http://audio.islamweb.net/audio/Fulltxt.php?audioid=179908
Devinisi hadis munkar .
Istilah hadis munkar menurut pakar hadis dulu bisa di katakana kpd hadis yg di riwayatkan oleh perawi tunggal sekalipun dia termasuk perawi tsiqah ( terpercaya )
Imam Ahmad jg berpandangan sedemikian. Sebagian kalangan ahali hadis dulu berpandangan hadis munkar itu dr perawi lemah yg tunggal.
Lantas anda yg menentang pernyataan tsb mn refrensimu , sebutkan dg arabnya dan terjemahkan dg benar.
Anda menyatakan:
c.ada berapa tipe hadits fard (gharib)& sebutkan masing2 tingkat hukumnya...?!
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Hadis gharib bg ulama dulu adalah ilmu yg terjelek kata Imam Malik. Sy tdk ikut mrk yg menyatakan selain itu. Dan dlm topic Dajjal ini , mn yg salah dr kajianku , tunjukkan dg cepat .
Anda menyatakan:
d.apakah tertolak secara mutlak hadist yg di riwayatkan oleh perawi tunggal yg namun secara maknawi adalah muttawatir..???
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ya tertolak, hadis gharib itu hadis yg munkar liht keterangan tadi, Konteknya yg kita bhs ini masalah Dajjal, coba tunjukkan mn kajianku yg salah scr ilmiyah.
Anda menyatakan:
:
a. bukankah prnyataan pak ustad :
(Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menurut al quran tdk ngerti masalah gaib.) bkn ini sangat kontra diktif / bertentangan dgn maksud pada ujung QS Al An'am : 50 "KECUALI APA YANG DI WAHYUKAN KEPADAKU"...
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Justru anda percaya dg dajjal yg gaib itu kontradiksi dg ayat 50 an`am yg menyatakan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tdk ngerti masalah gaib.
Bila sy tdk percaya dg keberadaan Dajjal , mk sy tdk kontra dg ayat itu.
Bila km anggap berita Dajjal itu wahyu. Mk bisa di jwb wahyu tdk boleh bertentangan dg wahyu al quran 50 an`am itu.
Wahyu hrs sm dg wahyu yg lain. Rasul tdk th masalah gaib menurut al quran , lalu beliau menceritakan ttg Dajjal yg mestri . Ini nentang wahyu itu .
Ini ket syyg lalu :
Dan hal ini akan bertentangan dg hadis riwayat Muslim yg menyatakan Tamim ad dari menjumpai Dajjal di arah barat – tempat terbenamnya matahari. Jg bertentangan dg sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam riwayat Muslim yg menyatakan Dajjal di arah Timur. Jd memang hadis Dajjal itu kacau maknanya kok . Sulit di phmi ,mknya hrs di lemahkan.
Syaikh Alwi n Abd Kadir as segaf berkata:
والذي يظهر لي من كلام الشوكاني أنه مع القائلين بأن ابن صياد هو الدجال الأكبر.
Yg jls bgku dr perkataan Imam Syaukani adalah beliau cocok dg ulama yg menyatakan Ibn Shayyad adalah Dajjal yg besar.
http://www.dorar.net/enc/aqadia/2327
Sampai ke 27 kajian hadis ttg Dajjal ini semuanya munkar , lemah karena sanad dan matannya / redaksinya cacat. Pengertian hadisnya jg murat marit. Ada hadis yg menyatakan Dajjal keluar dari arah barat sbgmn riwayat Muslim . Dan dlm riwayat Muslim jg Dajjal keluar dr arah timur – khurasan . Dajjal diriwayat Muslim sbg manusia terbesar. Di riwayat muslim jg Dajjal dijlskan sbg manusia pendek. Di satu riwayat hadis Dajjal tdk akan keluar kcl Madinah sdh tdk ada penghuninya. Di riwayat lain , Dajjal tdk bisa masuk kota Madinah yg masih banyak dihuni orang .Dlm suatu riwayat yg sahih Dajjal tdk akan keluar kcl air sungai Thabari habis. Tp di lain riwayat Dajjal sdh keluar di saat airnya masih banyak lalu diminum Ya`juj Ma`juj. Masak Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yg bersabda plinplan.
Jd hadis Dajjal itu bila disahihkan mencemarkan nama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam , melecehkannya, menghinanya tdk menghormatinya
Sekarang ttg keberadaan dg hadis ttg Dajjal yg bertentangan itu , mn yg km anggap wahyu ? jwblah dulu , jgn pindah persoalan lain.
Bila wahyu bertentangan dg wahyu , mk Allah plinplan dan maha suci Allah dr pdnya.
And amenyatakan:
b.bukankah prnyataan pak ustad
( Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menurut al quran tdk ngerti masalah gaib) berarti memutlakan ketidakfahaman Rasul trhadap masalah masalah gaib lalu bgm dgn penjelasan ayat2 berikut ini :
Firmat Allah ta’ala dalam (QS Al An'an 50 ) Allah ta’ala menegaskan hal yang ghaib hanya diketahui oleh Allah ta’ala seperti pengetahuan kapan mereka dibangkitkan.. kapan seseorang akan menemui ajalnya.. kapan terjadinya hari kiamat..
NAMUN : Allah ta’ala tidak mengatakan apa yang di ketahui oleh Allah ta’ala seluruhnya tidak disampaikan kepada manusia karena Allah ta’ala berfirman pada (QS. Al Jin [72]: 26-27) yang artinya, “Tuhan Maha Mengetahui yang gaib. Maka Dia tidak akan membukakan kegaibannya itu kepada seorang pun, kecuali kepada Rasul yang di kehendaki”.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ayat itusdh sy jelaskan sbb:
عَالِمُ الْغَيْبِ فَلاَ يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا. إِلاَّ مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَسُوْلٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا
“(Dialah) Yang Maha Mengetahui perkara ghaib dan tidak menampakkannya kepada siapapun, kecuali kepada utusan-Nya yang telah Dia ridhai. Sesungguhnya Dia memberikan penjagaan (dengan para malaikat) dari depan dan belakangnya.” (Al-Jin: 26-27)
Gaib yg di tunjukkan Allah kpd Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah yg sdh tertera dlm al quran sj bukan dlm hadis gharib atau munkar itu. Spt ayat sbb:
تِلْكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْغَيْبِ نُوحِيهَا إِلَيْكَ مَا كُنْتَ تَعْلَمُهَا أَنْتَ وَلَا قَوْمُكَ مِنْ قَبْلِ هَذَا فَاصْبِرْ إِنَّ الْعَاقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ
Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.
Jd wahyu yg di tunjukkan oleh Allah kpd Nabi shallallahu alaihi wasallam bukan masalah Dajjal yg pengertiannya murat marit itu.
Kebanyakan hadis ttg Dajjal adalah hadis munkar , masak hadis mungkar itu km katakana wahyu dr Allah Allah yg hanya di ketahui satu orang dr tabiin dan ribuan yg lain tdk tahu .
Jwb keterangan sy dulu ini :
Mana yg benar dr dua kalimat yg kontradiksi itu.
Dlm hadis itu dikatakan Dajjal sbg manusia. Yg kami tanyakan , makanan dan minumannya apa ? Siapa ibu dan bapaknya ? Apakah dia spt Nabi Adam tanpa ayah dan ibu ? Atau spt nabi Isa tanpa ayah , lalu siapa ibunya? Mana dalilnya ?
Bila dia manusia pasti dr tanah atau air mani , lalu mana ayah ibunya ?
Bila Dajjal manusia, kasihan sekali dia di ikat tanpa ada kesalahan dan pasti masuk Neraka , apa salahnya ? Bukankah bila dia manusia masih bisa berbuat baik hingga masuk surga.
Kalau setan dikeluarkan dari Surga karena tidk taat pd Allah . Ini rasional sekali.
Hanya Tamim ad dari yg tahu Dajjal . Pd hal transportasi saat itu masih primitip sekali. Aneh bila mulai dulu sampai saat ini hanya Tamim ad dari yg bertemu dg Dajjal dan tiada orang lain yg menjumpainya. Pd hal saat sekarang ini , drown bisa memantau setiap mobil yg berjalan dan menunjukkan berapa nomer pelatnya, bisa menjangkau apa yg di dasar laut dan dasar jurang atau di gua – gua bahkan apa yg terbang di udara . Bahkan tambang yg di perut bumipun bisa di lacak. Aneh saat tehnologi canggih tiada yg bisa menjumpai Dajjal. Dan tempat Dajjal tdk terdeteksi .
Anda menyatakan:
a.menolak & menerima hadits dgn ilmu yg sperti apa yg pak ustad maksudkan... apakah cukup dgn mngatakan "Disahihkan oleh siapapun , hakikatnya hadis itu munkar dr satu orang tabiin dan lainnya sampai mati tdk tahu hadis itu... atau dgn mngatakan haditsnya tertolak krn perawinya tunggal yg berasal dari kuffah dan basrah karena bkn dari penduduk madinah...
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Ilmu hadisnya sdh di jlskan tadi . lalu sy tambah spt ini:
ini jwban sy yg lalu : Dalam majalah Buhus Islamiyah terdapat keterangan:
ولهذا نقول إنه ينبغي لطالب العلم أن ينظر أن من قرائن الإعلال والرد للأحاديث، في تفردات الكوفيين والعراقيين على وجه العموم،
مجلة البحوث الإسلامية
Karena ini, kami katakan: Layak sekali bagi thalib ilm untuk melihat bahwa sebagian tanda cacat dan tertolaknya beberapa hadis adalah tafarrudnya perawi Kufah dan Irak secara umum (seperti hadis masalah Bilal tadi).
Majalah buhus Islamiyah.
Bila anda menentang keterangan itu , silahkan tunjukkan refrensinya dan kalimat arabnya diterjemahkan dg benar agar valid untuk pembaca ?
Anda menyatakan :
b.objektif sprti apa yg pak ustad maksud sedang dlm mnjelaskan tuk menolak hadits2 seputar dajjal pak ustad hny mnyampaikan pendapat ulama yg menolak adanya dajjal sementara ada byk pndapat ulama yg secara ijmak mnyepakati tentang adanya dajjal....
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Silahkan tunjukkan refrensi dan kalimat arabnya yg menyatakan ulama Ijma` ttg dajjal, kpn mrk berkumpul lalu sepakat spt itu ?
Mn keterangan sy yg km anggap tdk obyektif ? tunjukkan. Keterangan sy ttg Dajjal yg tdk obyektif itu mn ?
Bila masalah ulama yg kontra tdk sy sampaikan . karena dalil yg disampaikan jg dr hadis – hadis yg munkar yg tlh kita kaji. Jd tahsilul hasil sj, sia – sia belaka. Kita tampilkan yg banyak faedahnya sj.
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah ttg Dajjal , penuh persaudaraan di dua grup WA sy .
Mau ikut , hub 08813270751.082225929198 ,081384008118,0 857-8715-4455
0812-4194-6733
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
16.02
Tidak ada komentar:
Label:
Dajjal
Senin, 20 Maret 2017
kisah hoax Dajjal ke 31
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاوِيَةَ الْجُمَحِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
(TIRMIDZI - 2174) : Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Mua'wiyah Al Jumhi telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari 'Ali bin Zaid dari Abdurrahman bin Abu Bakrah dari ayahnya berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda:
يَمْكُثُ أَبُو الدَّجَّالِ وَأُمُّهُ ثَلَاثِينَ عَامًا لَا يُولَدُ لَهُمَا وَلَدٌ ثُمَّ يُولَدُ لَهُمَا غُلَامٌ أَعْوَرُ أَضَرُّ شَيْءٍ وَأَقَلُّهُ مَنْفَعَةً تَنَامُ عَيْنَاهُ وَلَا يَنَامُ قَلْبُهُ ثُمَّ نَعَتَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَوَيْهِ
"Ayah dan ibu Dajjal tinggal selama tiga puluh tahun, keduanya tidak memiliki anak, setelah itu keduanya melahirkan bayi buta sebelah mata, ia paling berbahaya dan sedikit manfaatnya, Kedua matanya tidur tapi hatinya tidak." Setelah itu Rasulullah Shallallahu 'alahi wa Salam menyebutkan ciri-ciri kedua orang tua Dajjal,
فَقَالَ أَبُوهُ طِوَالٌ ضَرْبُ اللَّحْمِ كَأَنَّ أَنْفَهُ مِنْقَارٌ وَأُمُّهُ فِرْضَاخِيَّةٌ طَوِيلَةُ الْيَدَيْنِ فَقَالَ أَبُو بَكْرَةَ فَسَمِعْنَا بِمَوْلُودٍ فِي الْيَهُودِ بِالْمَدِينَةِ فَذَهَبْتُ أَنَا وَالزُّبَيْرُ بْنُ الْعَوَّامِ حَتَّى دَخَلْنَا عَلَى أَبَوَيْهِ
Beliau bersabda: "Ayahnya tinggi, kurus, hidungnya seperti paruh dan ibunya gemuk , kedua tangannya panjang." Berkata Abu Bakrah: Kami mendengar bayi lahir dikalangan yahudi Madinah, lalu aku pergi bersama Zubair bin Awwam hingga kami memasuki kediaman kedua orang tuanya.
فَإِذَا نَعْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِمَا فَقُلْنَا هَلْ لَكُمَا وَلَدٌ فَقَالَا مَكَثْنَا ثَلَاثِينَ عَامًا لَا يُولَدُ لَنَا وَلَدٌ ثُمَّ وُلِدَ لَنَا غُلَامٌ أَعْوَرُ أَضَرُّ شَيْءٍ وَأَقَلُّهُ مَنْفَعَةً تَنَامُ عَيْنَاهُ وَلَا يَنَامُ قَلْبُهُ
Ternyata ciri-ciri yang disebutkan Rasulullah Shallallahu 'alahi wa Salam ada pada keduanya, kami bertanya: Apa kalian punya anak? Keduanya menjawab: Kami tinggal selama tigapuluh tahun tapi tidak punya anak.Setelah itu kami punya anak buta sebelah mata, ia paling membahayakan dan sedikit sekali manfaatnya, matanya tertidur tapi hatinya tidak.
قَالَ فَخَرَجْنَا مِنْ عِنْدِهِمَا فَإِذَا هُوَ مُنْجَدِلٌ فِي الشَّمْسِ فِي قَطِيفَةٍ لَهُ وَلَهُ هَمْهَمَةٌ فَتَكَشَّفَ عَنْ رَأْسِهِ فَقَالَ مَا قُلْتُمَا قُلْنَا وَهَلْ سَمِعْتَ مَا قُلْنَا قَالَ نَعَمْ تَنَامُ عَيْنَايَ وَلَا يَنَامُ قَلْبِي قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ
Berkata Abu Bakrah: Lalu kami keluar dari kediaman mereka berdua ternyata ia tengah tergeletak di tanah di bawah terik matahari dalam kain beludru dan ia berbicara tapi tidak difahami. Lalu ia membuka penutup kepalanya, ia bertanya: Apa yang kalian berdua katakan? Kami menjawab: Apa kau mendengar ucapan kami? Ia menjawab: Ya, kedua mataku tidur tapi hatiku tidak. Berkata Abu Isa: hadits ini hasan gharib, hanya kami ketahui dari hadits Hammad bin Salamah.
Cacat dr sg sanad:
جامع الأصول (10/ 362)
تعليق أيمن صالح شعبان - ط دار الكتب العلمية]
إسناده ضعيف: أخرجه أحمد (5/40) قال: حدثنا يزيد. وفي (5/49) قال: حدثنا عفان. وفي (5/51) قال: حدثنا مؤمل. والترمذي (2248) قال: حدثنا عبد الله بن معاوية الجمحي.
أربعتهم - يزيد، وعفان، ومؤمل، وعبد الله - عن حماد بن سلمة، عن علي بن زيد، عن عبد الرحمن بن أبي بكرة، فذكره.
تحرف في المطبوع إلى زيد انظر جامع المسانيد والسنن (5/الورقة53) وأطراف المسند (2/الورقة127) .
قلت: في سنده علي بن زيد بن الجدعان وهو ضعيف وذكر ابن كثير أنه منكر الحديث.
Hadis tsb hanya dr satu orang Basrah – Irak , bukan penduduk Madinah. Dia bernama Hammad bin Salamah. Identitasnya sbb:
ــ حماد بن سلمة بن دينار البصرى ، أبو سلمة بن أبى صخرة ، مولى ربيعة بن مالك بن حنظلة من بنى تميم ، و يقال مولى قريش
الطبقة : 8 : من الوسطى من أتباع التابعين
الوفاة : 167 هـ
روى له : خت م د ت س ق
مرتبته عند ابن حجر : ثقة عابد أثبت الناس فى ثابت ، و تغير حفظه بأخرة
مرتبته عند الذهبـي : الإمام ، أحد الأعلام ، ... ، هو ثقة صدوق يغلط و ليس فى قوة مالك
mausuah ruwatil hadis 1499
Sekitar 150 H hadis itu hanya diketahui oleh Hammad bin Salamah, Ribuan pengikut tabiin tdk kenal hadis itu sampai mati. Sanad sedemikian ini dikatakan munkar.
قلت: في سنده علي بن زيد بن الجدعان وهو ضعيف وذكر ابن كثير أنه منكر الحديث.
Kata Ust Aiman Shalih Sya`ban , sanadnya lemah karena ada perawi bernama Ali bin Zaid yg lemah . Ibn Katsir menyebutnya sbg perawi munkar hadisnya.
Cacat dr sg redaksi / matan :
Hadis tsb bila di sahihkan , mk Dajjal itu sdh keluar dimasa sahabat, lalu mengapa tdk diperangi oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam .
Bila di saihikan , mk akan bertentangan dg hadis – hadis yg katanya sahih yg menyatakan dajjal akan tampak menjelang kiamat . Pd hal di era sahabat Dajjal sudah nongol . Nah bginilah hadis ttg Dajjal itu dikatakan kontradiksi tdk bisa di pahami. Tapi membodohi kita. Semua pertiannya morat marit. Dan ini tanda hoax bukan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam , tapi dr hoax novelis.
Kesan sy dg hadis itu bila di sahihkan , mk akan tampak Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menebak – nebak masalah gaib. Dan ini tantangan bg Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan akan menyalahi al quran yg menyatakan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tdk mengerti masalah gaib. Allah berfirman:
قُلْ لاَ أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللهِ وَلاَ أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلاَ أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ إِنْ أَتَّبِعُ إِلاَّ مَا يُوحَى إِلَيَّ
Katakanlah: “Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. ( Al an‘am 50 )
Bila kita percaya pd hadis itu , kita kufur pd ayat al an`am 50 itu. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menurut al quran tdk ngerti masalah gaib. Pd hal hadis itu menjelaskan masalah gaib. Seolah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam phm benar dg masalah gaib.
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah ttg Dajjal , penuh persaudaraan di dua grup WA sy .
Mau ikut , hub 08813270751.082225929198 ,081384008118,0 857-8715-4455
0812-4194-6733
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
07.06
Tidak ada komentar:
Label:
Dajjal
Minggu, 19 Maret 2017
fase ke 30 ttg kisah hoax Dajjal
kisah hoax dajjal ke 30
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّهُ سَمِعَ عُبَيْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ ثَعْلَبَةَ الْأَنْصَارِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ الْأَنْصَارِيِّ مِنْ بَنِي عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عَمِّي مُجَمِّعَ ابْنَ جَارِيَةَ الْأَنْصَارِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ
TIRMIDZI - 2170) : Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Al Lais dari Ibnu Syihab ia mendengar 'Ubaidullah bin Abdullah bin Tsa'labah Al Anshari menceritakan dari Abdurrahman bin Yazid Al Anshari dari Bani 'Amru bin 'Auf berkata: Aku mendengar pamanku Mujammi' bin Jariyah Al Anshari berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda
يَقْتُلُ ابْنُ مَرْيَمَ الدَّجَّالَ بِبَابِ لُدٍّ
(: "Ibnu Maryam membunuh Dajjal di pintu Ludd."
قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ وَنَافِعِ بْنِ عُتْبَةَ وَأَبِي بَرْزَةَ وَحُذَيْفَةَ بْنِ أَسِيدٍ وَأَبِي هُرَيْرَةَ وَكَيْسَانَ وَعُثْمَانَ بْنِ أَبِي الْعَاصِ وَجَابِرٍ وَأَبِي أُمَامَةَ وَابْنِ مَسْعُودٍ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو وَسَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ وَالنَّوَّاسِ بْنِ سَمْعَانَ وَعَمْرِو بْنِ عَوْفٍ وَحُذَيْفَةَ بْنِ الْيَمَانِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
Berkata Abu Isa: Dalam hal ini ada hadits serupa dari 'Imran bin Hushain, Nafi' bin 'Utbah, Abu Barzah, Hudzaifah bin Usaid, Abu Hurairah, Kaisan, 'Utsman bin Abu Al 'Ash, Jabir, Abu Umamah, Ibnu Mas'ud, Abdullah bin 'Amru, Samurah bin Jundub, Nawwas bin Sam'an, 'Amru bin 'Auf, Hudzaifah bin Al Yaman. Berkata Abu Isa: hadits ini hasan shahih.
جامع الأصول (10/ 360)
تعليق أيمن صالح شعبان - ط دار الكتب العلمية]
أخرجه الحميدي (828) قال: حدثنا سفيان. وأحمد (3/420) قال: حدثنا هاشم بن القاسم، قال: حدثنا ليث، يعني ابن سعد. وفي (3/420) قال: حدثنا محمد بن مصعب، قال: حدثنا الأوزاعي. والترمذي (2244) قال: حدثنا قتيبة، قال: حدثنا الليث.
ثلاثتهم -سفيان، والليث والأوزاعي - عن ابن شهاب الزهري، قال: أخبرني عبيد الله بن عبد الله بن ثعلبة، أنه سمع عبد الرحمن بن يزيد بن جارية، فذكره.
(*) في رواية الليث عند أحمد، والأوزاعي: عبد الله بن ثعلبة.
* وأخرجه أحمد (3/420) قال: حدثنا سفيان بن عيينة. وأحمد (3/420 و 4/226 و 390) قال: حدثنا عبد الرزاق. قال: أخبرنا معمر.
كلاهما - سفيان، ومعمر - عن الزهري، عن عبد الله بن عبيد الله بن ثعلبة، عن عبد الله بن يزيد. قال: سمعت مجمع بن جارية، فذكره.
* في رواية أحمد (4/226) (390) عبد الله بن زيد الأنصاري.
* وفي رواية أحمد (3/226) عبيد الله بن عبد الله بن ثعلبة الأنصاري.
Hadis tsb dimnpun anda jumpai dan kapanpun ttp dari satu orang yaitu Az zuhri yg wafat pd th 125 H. Identitasnya sbb:
محمد بن مسلم بن عبيد الله بن عبد الله بن شهاب بن عبد الله بن الحارث بن زهرة القرشى الزهرى ، أبو بكر المدنى
الطبقة : 4 : طبقة تلى الوسطى من التابعين
الوفاة : 125 هـ و قيل قبلها بـ شغب
روى له : خ م د ت س ق
مرتبته عند ابن حجر : الفقيه الحافظ متفق على جلالته و إتقانه
مرتبته عند الذهبـي : أحد الأعلام
mausuah ruwatil hadis6296
Pd era Azzuhri , hadis itu hanya di ketahui oleh beliau. Ribuan tabiin sampai mati tdk th hadis itu . Sanad sedemikian ini namnya munkar dan hadisnya gharib atau nyeleneh.
Berkata Abu Isa: Dalam hal ini ada hadits serupa dari 'Imran bin Hushain, Nafi' bin 'Utbah, Abu Barzah, Hudzaifah bin Usaid, Abu Hurairah, Kaisan, 'Utsman bin Abu Al 'Ash, Jabir, Abu Umamah, Ibnu Mas'ud, Abdullah bin 'Amru, Samurah bin Jundub, Nawwas bin Sam'an, 'Amru bin 'Auf, Hudzaifah bin Al Yaman. Berkata Abu Isa: hadits ini hasan shahih.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Maksudnya masalah dajjalnya hadis itu di riwayatkan oleh orang – orang yg di sebut oleh Tirmidzi , bukan masalah Nabi Isa bunuh Dajjal. ……………….
صحيح الجامع الصغير للألباني (2/ 1350)
- يقتل ابن مريم الدجال بباب لد
( ت ) عن مجمع بن جارية .
قال الشيخ الألباني : ( صحيح ) انظر حديث رقم : 8126 في صحيح الجامع
Hadis itu disahihkan oleh al bani dan Tirmidzi.
Komentarku ( Mahrus ali ) :
Disahihkan oleh siapapun , hakikatnya hadis itu munkar dr satu orang tabiin dan lainnya sampai mati tdk tahu hadis itu.
Cacat dr sg redaksi / matan :
Keberadaan Dajjal sendiri khurafat, mulai zaman Nabi – nabi dulu ttp masih menjadi mitos, khurafat . Dajjal tdk pernah keluar di dunia nyata. Dunia Dajjal di alam khurafat yg bertentangan dg ajaran pr Nabi sbgmn ayat:
تِلْكَ الْقُرَىٰ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنبَائِهَا ۚ وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ رُسُلُهُم بِالْبَيِّنَاتِ فَمَا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا بِمَا كَذَّبُوا مِن قَبْلُ ۚ كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِ الْكَافِرِينَ
101 ) Negeri-negeri (yang telah Kami binasakan) itu, Kami ceritakan sebagian dari berita-beritanya kepadamu. Dan sungguh telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa keterangan – keterangan yang nyata, maka mereka (juga) tidak beriman kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya. Demikianlah Allah mengunci mata hati orang-orang kafir. Al a`raf 101.
Berita ttg Nabi Isa akan membunuh Dajjal kelak menjelang kiamat adalah masalah gaib, sdg Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menurut al quran tdk phm masalah gaib sbgmn ayat :
قُلْ لاَ أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللهِ وَلاَ أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلاَ أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ إِنْ أَتَّبِعُ إِلاَّ مَا يُوحَى إِلَيَّ
Katakanlah: “Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. ( Al an‘am 50 )
Bila kita percaya pd hadis itu , kita kufur pd ayat al an`am 50 itu. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menurut al quran tdk ngerti masalah gaib. Pd hal hadis itu menjelaskan masalah gaib. Seolah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam phm benar dg masalah gaib. Lalu apa bedanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dg tukang ramal dan dukun yg suka menebak masalah gaib. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bukan dukun sbgmn ayat :
فَذَكِّرْ فَمَا أَنتَ بِنِعْمَتِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَلَا مَجْنُونٍ
Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu disebabkan nikmat Tuhanmu bukanlah seorang tukang tenung/ dukun dan bukan pula seorang gila. At thur 29.
Untuk Nabi Isa masih hidup atau sdh wafat, akan turun atau tidk. Kabar turunnya Nabi Isa itu hoax atau tdk …………….akan kita bhs pasca tuntasnya hadis – hadis hoax Dajjal ini. Kita berusaha obyektif . kita tolak hadis dg ilmu dan kita terima dg ilmu jg. Bukan taklid buta yg menerima pendapat imam baik salah atau benar.
Cari ilmu agama dg sistim dialog yg ilmiyah ttg Dajjal , penuh persaudaraan di dua grup WA sy .
Mau ikut , hub 08813270751.082225929198 ,081384008118,0 857-8715-4455
0812-4194-6733
Mau ikut , hub 08813270751.082225929198 ,081384008118,0 857-8715-4455
0812-4194-6733
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
11.12
Tidak ada komentar:
Label:
Dajjal
Langganan:
Postingan (Atom)