Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNYeE9JU

Pages

Blogroll

Tampilkan postingan dengan label Jilbab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jilbab. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Juni 2013

Laurent Booth, Ipar Tony Blair : Permusuhan Terhadap Muslim di Inggris Bertambah

Laurent Booth, ipar mantan Perdana Menteri Toni Blair, mengatakan, setelah berita kematian seorang tentara Inggris “Lee Rigby” wanita Muslimah di London sering mendapat tatapan permusuhan baik di kendaraan umum atau di tempat-tempat umum lainnya, seolah-olah mereka ingin memukul. Ia juga memperingatkan akan bahaya peningkatan jumlah kelompok yang membenci Islam di Inggris.
Ia menambahkan dalam pernyataannya di stasiun televisi “ITV” pada hari Sabtu Juni 2013,”ketika saya memeluk islam dua tahun yang lalu dan saya memutuskan untuk mengenakan Jilbab, awalnya saya merasa khawatir ketika akan pergi ke stasiun kereta bawah tanah, saya pikir semua orang akan melihat saya berbeda namun kenyataannya semua orang memperlakukan saya dengan baik….tapi jujur, dua pekan lalu setelah kasus pembunuhan Rigby, semua orang memandang saya berbeda tidak seperti biasanya.”
Dan ia menambahkan,” ketika saya naik kendaraan umum saya juga melihat beberapa pemuda ingin memukul seorang wanita Muslimah, dan saya sangat merasakan perubahan ini,” katanya.
Laurent membantah perkataan Iparnya Toni Blair, tentang adanya “masalah” di dalam Islam, dan pemikiran bahwa yang mengilhami pembunuhan Lee Rigby adalah Islam sangatlah berbahaya, dan tuduhan ini sungguh tidak benar. (hr/Is)

Jumat, 01 Maret 2013

Ada pelajaran hijab di sekolah SMA di Amerika, orangtua murid protes

TEXAS (Arrahmah.com) – Keributan terjadi di selatan negara bagian Texas, Amerika Serikat (AS) setelah para siswi sekolah di sana diminta mengenakan pakaian Muslimah, seperti jilbab dan burqa, untuk membantu mengubah persepsi mereka tentang Muslim dan Islam.
“Sebagai orang tua kita harus menyadari bahwa hal ini sudah melewati batas,” kata seorang orangtua dari seorang siswa berusia 14 tahun di SMA Lumberton kepada Fox News, seperti dilansir Onislam pada Selasa (26/2/2013).
“Anak-anak Kristen yang ingin berdoa harus melakukannya di luar jam sekolah, namun Islam malah diajarkan kepada anak-anak kita selama jam sekolah.”
Para siswi di sekolah itu diminta untuk mengenakan burqa sebagai bagian dari praktek di kelas geografi dunia. Topik umum dari kelas pada hari itu adalah Islam.
“Mereka ditanya mengenai persepsi mereka tentang Islam,” kata seorang ibu Amerika, yang melihat foto putrinya memakai burqa yang diupload di Facebook.
“Sebagian besar siswa mengatakan mereka berpikir tentang terorisme. Mereka merespon, ‘kami akan mengubah cara pandang kami mengenai Islam.’.”
Materi kelas tersebut adalah bagian dari sistem pendukung kurikulum pendidikan yang digunakan di sembilan belas dari dua puluh daerah pendidikan di Texas.
Para petugas sekolah menyatakan praktek mengenakan burqa tersebut sebagai bagian dari cara memberikan pemahaman yang lebih baik tentang budaya dunia dan agama kepada para murid.
“Pelajaran yang ditawarkan fokus pada budaya dunia, agama, adat istiadat dan sistem kepercayaan,” kata Lumberton Independent School District dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh Fox News.
Sebuah laporan terbaru oleh CAIR, University of California Berkeley dan Pusat untuk Ras dan Gender menemukan bahwa Islamofobia di AS terus meningkat.
Sebuah survei di AS telah mengungkapkan bahwa penyebabnya bisa jadi karena pengetahuan orang-orang Amerika tentang Muslim dan Islam yang sebenarnya sangat sedikit. Propaganda media anti-Islam berperan penting dalam mendistorsi Islam. (siraaj/banan/arrahmah.com)

Komentar:

  • prophetcontinues • 3 days ago
    Semoga fitrah anak-anak ini masih utuh dan bertemu dengan kebenaran Islam. Yaa Allah Yaa Muqallib al-quluub. Tetapkan kalbu anak-anak ini pada Islam. Amin.

  • JundullahDeffender • 3 days ago
    karna yang dapat melindungi orang kafir & Munafik hanyalah Dusta dan Khianat. padahal meski di tutupi kebusukan (kebohongan) golongan pembenci Islam perlahan2 akan terungkap dan menghancurkan diri mereka sendiri. Allahu Akbar...
  • bhahrin fatah gapor • 3 days ago
    allahu akbar sudah akui saja islam yg terbaik yang kafir22 segera tobat saja dan semua gabung ke taliban allahu akbar

Komentarku ( Mahrus ali): 
  Dengan bagaimanapun Islam  dihalangi dari segala penjuru, namun ia tetap berkembang pesat, sebab solusi kehidupan tidak ada diagama lain atau aliran lain,. Ia hanya berada di dalam Islam. Solusi kehidupan itu amat dibutuhkan dan agama Kristen, Budha menambah permasalahan, bukan jadi solusi. Ahirnya di tinggalkan umat dan mereka mendekat kepada Islam. Lihat saja ayat:
يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ(32)
Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.Tobat
Pergilah ke blok arabku: mahrusaliindonesia.blogspot.com
 

Selasa, 09 Oktober 2012

Inilah Cara Muslimah AS Jelaskan tentang Jilbab dan Islam






Setiap Muslimah AS memiliki cara masing-masing untuk menjelaskan kepada publik tentang jilbab dan Islam. Mereka lakukan itu dengan harapan dapat meluruskan kesalahpahaman.

Presiden Asosiasi Mahasiswa Muslim, Universitas North Carolina (UNC), Ashville, Amarra Ghani misalnya. Ia lebih memilih untuk mengelar diskusi guna meluruskan kesalahpahaman tentang Islam dan Muslimah.

"Saya tidak tahu, seberapa paham mereka tentang Islam," kata dia seperti dikutip thecitizentimes.com, Jumat (28/9).

Suzanne Hamid, lulusan 2010  UNC Charlotte, mengungkap tidak banyak yang tahu bahwa di AS terdapat Muslim. Kalau pun tahu, cap negatif sudah terlanjut mengikat. Karena itu, ketika ia berada di luar negeri, ia selalu promosikan Islam.

"Ketika aku ke luar negeri, banyak orang terkejut dengan identitasku sebagai Muslim Amerika," kenang dia. Hamid mengaku beruntung memiliki lingkungan tempat tinggal yang menghargai keberagaman. Ia bahkan mendapatkan dukungan dari lingkungannya.

"Selalu saja, ketika bertemu dengan tetangga, mereka mengharapkan aku menjadi Muslim yang baik," ungkapnya.

(Republika.co.id)

Komentarku ( Mahrus ali): 
Seorang muslim di mana dan kapanpun berada, maka harus berdakwah, mengajak manusia ke ajaran Allah dan menjauhkan mereka dari ajaran setan, thaghut dll. Dia harus terikat dengan ayat:
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.[1]
يَابُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ
إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ
Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).[2]






[1] Ali imran
[2] Lukman 17

Senin, 24 September 2012

Brazil perbolehkan jilbab bagi muslimah





Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, Kabar gembira bagi muslimah di Brazil, mereka akan diizinkan untuk mengenakan jilbab di foto SIM, KTP nasional dan paspor setelah kota perbatasan barat Foz do Iguaçu memberikan kebijakan baru untuk jilbab.

"Jilbab bukanlah sebuah fantasi," kata Mohsin Alhassani, direktur Masjid Umar Ibnu al Kattab dari Foz Iguaçu mengatakan kepada Latino Fox News.

"Ini adalah bagian dari pakaian wajib dari perempuan Muslim. Ini benar-benar wajib bagi agama kami."

Jilbab telah menarik perhatian nasional di Brazil setelah seorang warga Muslim, Ahlam Abdul El-Saifi, menolak untuk melepas jilbabnya di foto SIM-nya di kota Sao Bernardo do Campo, di negara bagian Sao Paulo.

Dinas Lalu Lintas sendiri mengatakan pada saat itu bahwa mereka hanya mengikuti aturan negara.

Neiva Schaffer, warga muslim lama Foz do Iguacu, mengeluhkan kebijakan lepas jilbab di foto SIM.

Menawarkan penyelesaian untuk masalah ini, Dewan Aldermen Foz do Iguacu menyetujui undang-undang baru dan mengirimkan proposal kepada otoritas nasional Brazil untuk memungkinkan pengecualian bagi perempuan Muslim untuk boleh mengenakan jilbab untuk dokumen resmi.

Dokumen tersebut meliputi SIM, KTP, dan paspor.

Usulan baru tersebut mendapat pujian dari petugas polisi federal di Brazil yang menerima pengecualian bagi perempuan Muslim untuk mengenakan jilbab di foto paspor.

"Hal ini diperbolehkan tidak menjadi masalah besar, tapi tentu saja satu-satunya persyaratan adalah bahwa wajah mereka harus terlihat dengan jelas", jelas Guilherme Biagi, seorang petugas Polisi Federal yang ditugaskan di negara bagian Parana.

Foz do Iguacu memiliki sekitar 20.000 penduduk muslim dari 255.000 penduduk total.

Menurut sensus 2001, ada sekitar 27.239 umat Islam di Brazil.

Namun, Federasi Islam Brazil menempatkan angka pada sekitar satu setengah juta penduduk Muslim.(fq/oi)

Komentarku ( Mahrus ali): 
Sejak dulu, jilbab di larang, tidak diperbolehkan untuk  foto di KTP, SIM dan dokumen lainnya. Baru sekarang  diperbolehkan dan tidak di larang. Sungguh aneh di negara muslim  sendiri, muslimahnya malah melepaskan jilbab itu dan tidak mewajibkan dirinya untuk mengenakan jilbab.  Dari sudut kemajuan, sudah untung dan tidak rugi. Tapi dari sudut dinul Islam, masih kurang.  Yaitu harus mengikuti ayat:
يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal orang baik , karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.[1]  Ibnu Abbas memerintah agar jilbab tersebut juga untuk menutup wajah  dan hanya  mata satu yang tampak [2]



[1] Al Ahzab  59
[2] Tafsir Ibnu katsir