komentarku terhadap Ust Salafy Abdurrahman tentang ulil amri
BLOG INI DIISI DENGAN PENGAJIAN MANTAN KYAI NU DALAM BENTUK MP3 DALAM RANGKA MENG ORSINILKAN AJARAN AGAMA ISLAM, BERANTAS KESYIRIKAN, TEGAKKAN TAUHID, BASMI KEBID`AHAN, SENANG TUNTUNAN,ANTI PENEGAK KEBIDAHAN DAN SENANG PENEGAK TUNTUNAN
Pages
Blogroll
Tampilkan postingan dengan label salafy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label salafy. Tampilkan semua postingan
Rabu, 07 April 2021
komentarku terhadap Ust Salafy Abdurrahman tentang ulil amri
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
11.25
Tidak ada komentar:
Label:
salafy
Rabu, 09 Oktober 2019
Kritikanku kepada Ustadz Salafy ke 3
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
22.27
Tidak ada komentar:
Label:
salafy
Kritikanku kepada ustadz - ustadz salafy ke 2
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
03.32
Tidak ada komentar:
Label:
salafy
Selasa, 08 Oktober 2019
Kritikanku kepada ustadz ustadz salafy ke 1
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
10.41
Tidak ada komentar:
Label:
salafy
Kritikanku kepada Ustadz ustadz salafy fase ke 1
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
10.33
Tidak ada komentar:
Label:
salafy
Kamis, 27 Juni 2019
Takut syubhat, malah banyak syubhatnya
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
14.31
Tidak ada komentar:
Label:
salafy
Senin, 17 Juni 2019
Jangan bilang mana salafnya, tapi katakan mana dalilnya
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
20.45
Tidak ada komentar:
Label:
salafy
Minggu, 10 Februari 2013
Tiga Jenis Jenggot
Pada sebuah forum, Kiai Masdar
berkali-kali menyebut jenggot dengan kesan negatif. Jenggot adalah aksesoris
orang-orang kolot. Jenggot adalah tren pencitraan kaum salafi yang tidak keren.
Di sela kerumunan jamaah, samar-samar terlihat kiai NU berjenggot menatapnya serius. Khusyuk menyimak. Tapi sorot matanya ganjil.
Kiai Masdar akhirnya sadar, pernyataannya soal ”jenggot” masih butuh syarah. Segera ia menyusuli ceramahnya, ”Jenggot itu tsalatsatu anwa’in (jenggot terdiri dari tiga jenis).”
”Pertama, jenggot biologis. Jenggotnya orang-orang yang memang dari sono-nya ditakdirkan berjenggot,” katanya.
”Kedua, jenggot ideologis. Itu jenggot paksaan. Karena keyakinan, meski cuma tiga helai juga dipaksa tumbuh. Terus terakhir, jenggot gabungan idiologis-biologis,” tambah Kiai Masdar.
”Nah, jenggot yang saya maksud tadi itu jenggot kedua dan ketiga ini. Kalau jenggotnya NU itu sih biologis. Jadi nggak termasuk!” ujar Kiai Masdar yang tidak berjenggot ini sembari tersenyum. (Mahbib Khoiron)
Di sela kerumunan jamaah, samar-samar terlihat kiai NU berjenggot menatapnya serius. Khusyuk menyimak. Tapi sorot matanya ganjil.
Kiai Masdar akhirnya sadar, pernyataannya soal ”jenggot” masih butuh syarah. Segera ia menyusuli ceramahnya, ”Jenggot itu tsalatsatu anwa’in (jenggot terdiri dari tiga jenis).”
”Pertama, jenggot biologis. Jenggotnya orang-orang yang memang dari sono-nya ditakdirkan berjenggot,” katanya.
”Kedua, jenggot ideologis. Itu jenggot paksaan. Karena keyakinan, meski cuma tiga helai juga dipaksa tumbuh. Terus terakhir, jenggot gabungan idiologis-biologis,” tambah Kiai Masdar.
”Nah, jenggot yang saya maksud tadi itu jenggot kedua dan ketiga ini. Kalau jenggotnya NU itu sih biologis. Jadi nggak termasuk!” ujar Kiai Masdar yang tidak berjenggot ini sembari tersenyum. (Mahbib Khoiron)
Komentarku ( Mahrus ali):
Kiai Masdar, anda ini hakikatnya
orang yang ingin kebenaran lalu menjumpai kesalahan. Atau anda ingin
menyampaikan kesalahan agar manusia tidak menjalankan kebenaran. Nauudzu billah
dengan pernyataan anda. Anda juga ingin
menyimpan kebenaran dan menampakkan kesalahan. Takutlah pada Allah, jangan
takut pada orang – orang di golongan anda lalu anda ingin mendapat simpatisan
dari mereka.
Ingatlah hadis yang muttafaq alih
sbb:
خَالِفُوْا
الْمُشْرِكِيْنِ اُحْفُوْا الشَّوَارِبَ وَأَوْفُوْا اللِّحَى
" Selisihilah
orang-orang musyrikin, potonglah (pinggir kumis kalian, dan biarkanlah jenggot
kalian". [1]
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ
قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ سَلَكُوا جُحْرَ
ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوهُ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى
قَالَ فَمَنْ
Sungguh kamu sekalian
akan mengikuti prilaku bangsa
sebelummu sejengkal demi sejengkal,
selengan demi selengan hingga mereka
masuk ke lobang biawak, kamu akan mengikutinya . Kami berkata : “ Wahai
Rasulullah ! Yahudi dan Nasrani ? Rasul
menjawab : “ Siapa lagi “. [2]
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
13.42
Tidak ada komentar:
Label:
salafy
Jumat, 04 Januari 2013
Face to Face, Sarkub vs Salafi
Sangat disayangkan ternyata
ustadz Wahabi Salafi itu tidak bisa baca kitab kuning atau kitab gundul (kitab bahasa arab tanpa
harakat tanda baca, red). Dia mengajarkan ilmu agama kepada
kelompoknya hanya asal-asalan cuma berbekal buku-buku agama dan terjemahan
Al-Qur’an – Hadits saja. Capek
deeeech…!
Hal tersebut terungkap dalam
sebuah pertemuan antara Petinggi Sarkub: KH. Thobary Syadzily M.Kub
dengan Ustad Wahabi Salafi di rumah kediaman salah seorang anggota kelompoknya.
Ustadz Wahabi Salafi dan
kelompoknya tidak mengakui dan menolak tuduhan jika mereka dikatakan telah
memvonis bid’ah dan musyrik terhadap amaliah masyarakat di sekitar kediamannya.
Kemudian, ustadz Wahabi
Salafi itu minta tolong kepada beliau, selaku Komandan Densus 99
Sarkub tersebut, agar dia dilindungi dari kemarahan dan ancaman
masyarakat sekitar yang merasa disakiti olehnya atas tuduhan bid’ah dan musyrik
tersebut. Sungguh aneh, “Kok kenapa harus minta tolong kepada saya? Bukankah
itu perbuatan musyrik?”, ujar KH. Thobary Syadzily M.Kub
(harusnya minta
tolong hanya kepada Allah SWT semata, red)
Ketika berhadapan
dengan Guru
Besar Universitas Menyan Indonesia
tersebut, mereka pada kelimpungan mati kutu dan tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa diam seribu bahasa, tidak ada komentar, bantahan
maupun sanggahan, ketika KH.
Thobary Syadzily M.Kub berikan argumen: “bahwa setiap amalan yang
dilakukan ulama ada dalil-dalilnya dan saya punya bukti-buktinya berupa
kitab-kitab karangan ulama-ulama klasik / ulama-ulama salaf “. (bukan ulama
salafi abal-abal alias ulama wahabi lhooo).
Semoga Ustadz Romdhon dan
para pengikutnya mau belajar memperdalam ilmu agama secara benar sesuai dengan
ajaran para ulama salafus sholeh. Amiiiien.
Komentarku ( Mahrus ali):
Berita ini harus difilter, tidak bisa dipercaya seluruhnya, juga tidak bisa didustakan. Sebagian benar dan sebagian lain dusta. Sebab sarkub bagi saya kurang jujur dalam menyampaikan berita sebagaimana apa yang saya alami bukan hayalan atau meng ada- ada.
Setahu saya di lapangan bukan di
kamar, kebanyakan orang yang bisa baca
kitab gundul itu ahli bid`ah dan syirik bukan ahlis sunnah dan tauhid. Dan
kebanyakan orang yang hanya mengandalkan terjemahan lalu baca buku hadis dan tafsir al Quran itu malah
lurus akidahnya bukan serong, cocok dengan al quran dan hadis dan tidak
menyelisihinya. Ini realita zaman
sekarang juga masa lalu. Ikuti saja ayat ini:
فَقَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ
قَوْمِهِ مَا نَرَاكَ إِلاَّ بَشَرًا مِثْلَنَا وَمَا نَرَاكَ اتَّبَعَكَ إِلاَّ
الَّذِينَ هُمْ أَرَاذِلُنَا بَادِيَ الرَّأْيِ وَمَا نَرَى لَكُمْ عَلَيْنَا مِنْ
فَضْلٍ بَلْ نَظُنُّكُمْ كَاذِبِينَ(27)
Maka berkatalah pemimpin-pemimpin
yang kafir dari kaumnya: "Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai)
seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang
mengikuti kamu melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas
percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun
atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta".[1]
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
20.01
36 komentar:
Label:
salafy
Selasa, 15 Mei 2012
Artikel Husnul khatimah di gugat
Abu Arkan mengatakan...
Assalamualakum
salam Ustadz,
Bagaimana Surat YUsuf Ayat 101 PAk Ustaz:
Surah YUSUF
Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian takbir mimpi. [Ya Tuhan]. Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh. (101), Bukan itu boleh berdoa husnul khotimah Ustadz
Bagaimana Surat YUsuf Ayat 101 PAk Ustaz:
Surah YUSUF
Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian takbir mimpi. [Ya Tuhan]. Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh. (101), Bukan itu boleh berdoa husnul khotimah Ustadz
Komentarku ( Mahrus ali ):
Ayat – ayat yang mirip dengannya banyak antara
lain sbb:
وَمَا تَنقِمُ مِنَّا إِلاَّ أَنْ
آمَنَّا بِآيَاتِ رَبِّنَا لَمَّا جَاءتْنَا رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا
وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ
Dan kamu tidak menyalahkan
kami, melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika
ayat- ayat itu datang kepada kami". (Mereka berdo'a): "Ya Tuhan kami,
limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah
diri (kepada-Mu)". Al a`raf 126
رَّبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا
مُنَادِيًا يُنَادِي لِلإِيمَانِ أَنْ آمِنُواْ بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا
فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ
الأبْرَارِ
Ya Tuhan kami, sesungguhnya
kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): "Berimanlah
kamu kepada Tuhanmu", maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi
kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan
wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti 193 Ali imran
-
رَبِّ قَدْ آتَيْتَنِي مِنَ الْمُلْكِ
وَعَلَّمْتَنِي مِن تَأْوِيلِ الأَحَادِيثِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ
أَنتَ وَلِيِّي فِي الدُّنُيَا وَالآخِرَةِ تَوَفَّنِي مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِي
بِالصَّالِحِينَ
Ya Tuhanku, sesungguhnya
Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan
kepadaku sebahagian ta'bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi.
Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan
Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh. Yusuf 101
Komentarku ( Mahrus ali ):
Kalau mengunakan kalimat
matikanlah aku dalam keadaan Islam, bukan kafir maka ini baik sekali. Bukan
minta husnul khotimah yang menurut orang
NU , mati yang mengikuti ahlis sunnah ala NU. Minta husnul khatimah menurut orang LDII mati dengan
sudah baiat kepada Amirnya yaitu Ubaidah. Husnul khatimah menurut Muhammadiyah
adalah mati dengan mengikuti akidah dan ajaran Muhammadiyah. Jadi husnul
khatimah disitu masih multi tafsir.
Seorang hakim berdoa husnul khatimah pada hal dia penegak hukum Thaghut dan membuang hukum
Allah, alias kafir.
Tapi bila anda berdoa matikanlah
aku dalam keadaan Islam bukan kufur dan syirik sebagaimana Islamnya ahli bid`ah,
maka ini yang baik. Mati muslim menurut al quran.
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
08.47
4 komentar:
Label:
salafy
Jumat, 11 Mei 2012
Salafy mulai bikin partai
Pemerintah Tunisia yang diperintah oleh partai Islam moderat telah memberikan izin kepada partai politik Islam 'beraliran' Salafi untuk pertama kalinya diakui di salah satu negara Arab yang paling sekuler, pendiri partai dan seorang sumber pemerintah mengatakan Jumat.
Muhammad Khoja, pimpinan dari Front Reformasi (yang merupakan partai Salafi pertama) kepada Reuters mengatakan Salafi menghormati demokrasi dan sifat sipil negara. "Ada beberapa aliran agama yang mengatakan politik adalah kotor dan tidak cocok dengan agama," katanya melalui percakapan telepon.
"Kami mengatakan ini tidak benar dan kami tidak setuju dengan mereka dan kami mengatakan Islam adalah agama kebebasan dan demokratis."
Sebuah sumber pemerintah mengkonfirmasi bahwa lisensi telah diberikan sesuai dengan ketentuan partai, yang menyatakan harus menghormati sifat sipil dari negara Tunisia.
"Ideologi partai ini adalah Islam dan sumbernya adalah Al-Quran," kata Muhammad Khouja sebagai presiden partai kepada AFP.
"Tujuan kami dalam jangka panjang adalah pembentukan sebuah negara Islam yang terbuka dan toleran yang tidak mengecualikan siapa pun," kata Khouja.
Front Reformasi ini diharapkan dapat mendorong ketaatan terhadap nilai-nilai Islam, tetapi dengan cara yang demokratis.
"Kami tidak akan memaksakan hal seperti pakaian atau apa pun. Partai kami akan terbuka untuk semua warga Tunisia yang setuju dengan prinsip kami, prinsip-prinsip reformasi dalam warisan Islam," kata Khoja, yang beberapa anggota partainya, seperti An-Nahdhah, pernah dipenjara di bawah rezim Ben Ali.
"Tapi kami tidak akan menerima serangan terhadap kesakralan agama kami dan kami akan berusaha untuk mengekspresikan tuntutan umat Islam," tegasnya.(fq/aby)
Komentarku
( Mahrus ali ):
Saya tidak suka perjuangan lewat sistim barat
yaitu demokrasi> Ini sama dengan mencampur aduk antara kebenaran dan
kebatilan. Dan ini juga akan membikin perpecahan lagi di kalangan umat Islam
yang berarti melemahkan kaum muslimin dan menguatkan kaum kafir. Ingatlah ayat:
وَلاَ
تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ
الْبَيِّنَاتُ وَأُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Dan
janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih
sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang
yang mendapat siksa yang berat, [1]
Kenyataannya
di Mesir, Al Jazair , Tunisia sekalipun partai Islam menang, negara tetap
menggunakan sistim Jahiliyah
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
19.20
2 komentar:
Label:
salafy
Kamis, 10 Mei 2012
Hasil Survei Terbaru, capres salafy Memimpin dalam Pemilu Presiden Mesir
Menurut hasil survei, Abdul Munim Abul Futuh berada di posisi pertama dengan 9 persen suara, diikuti oleh Ahmad Syafiq dengan 8 persen. Amr Moussa menerima 7 persen dari suara, sedangkan Muhammad Mursyi menerima 4 persen suara. Hamdin Sabbahi dan Khaled Ali, masing-masing menerima 2 persen.
Survei dilakukan melalui telepon pada tanggal 5 sampai 7 Mei lalu dari sampel yang representatif dari 2.264 warga berusia antara 18 dan 30 tahun dari seluruh negeri.
Survei IDSC juga mengungkapkan bahwa persentase pemilih ragu-ragu telah menurun dari 42 persen pada April menjadi 39 persen bulan ini. Delapan persen responden mengatakan mereka tidak akan memilih dalam pemilu, sedangkan 6 persen menolak untuk mengungkapkan siapa yang akan mereka pilih. Tujuh belas persen dari responden mengatakan mereka belum memutuskan apakah mereka akan memilih pada hari pemilihan umum.
Berdasarkan distribusi geografis, Abul Futuh menerima 11 persen suara dari responden perkotaan, diikuti oleh Moussa dengan 8 persen dan Syafiq dengan 7 persen. Sementara itu, Syafiq menerima 10 persen suara dari responden pedesaan, diikuti oleh Abul-Futuh dengan 8 persen dan Moussa dengan 6 persen.
Berdasarkan agama, responden Muslim memberi Abul-Futuh 10 persen suara, diikuti oleh Syafiq di 8 persen dan Moussa di 7 persen. Bagi peserta Kristen, Moussa memimpin jajak pendapat dengan 12 persen, diikuti oleh Sabbahi di 9 persen dan Syafiq pada 6 persen. (fq/alahram)
Sumber era muslim.
Komentarku
( Mahrus ali ):
Menegakkan Islam melalui demokrasi tidak diperkenankan
bukan diperintahkan. Ia kebatilan yang ditegakkan untuk menjatuhkan Islam pada
saat berikutnya. Ingatlah firmanNya:
وَلَا
تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ
تَعْلَمُونَ(42)
Dan janganlah kamu campur
adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak
itu, sedang kamu mengetahui.[1][1]
Baca
lagi di:
30 Apr 2012
Sumber : http://blogseotest.blogspot.com/2012/01/cara-memasang-artikel-terkait-bergambar.html#ixzz2HNZrclKs
Diposting oleh
Mantan kiyai NU
di
20.12
1 komentar:
Label:
salafy
Langganan:
Postingan (Atom)